Kapten
timnas wanita Jepang, Homare Sawa, sukses mematahkan dominasi bintang
Brasil Marta. Sawa terpilih sebagai Pemain Wanita Terbaik Dunia atau
FIFA Balon d'Or 2011. Dia menjadi pemain Asia pertama yang memenangi
penghargaan tertinggi untuk pesepakbola wanita.
Sawa mengumpulkan 28,51 persen suara, mengungguli Marta yang lima kali meraih gelar pemain terbaik dunia berturut-turut sejak 2006 lalu. Marta sendiri mengantungi 17,28 suara dan Abby Wambach dari Amerika Serikat yang menerima 13,26 persen.
Sawa pantas menjadi yang terbaik. Dia sukses memimpin Jepang meraih Piala Dunia Wanita 2011 di Jerman. Di ajang itu, Sawa juga memenangkan pemain terbaik sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak, yaitu lima gol.

"Ketika mendengar nama saya diumumkan sebagai juara, pikiran saya sempat kosong. Saya hampir tidak bisa mempercayainya," ujar Sawa yang mendedikasikan penghargaan kepada Asosiasi Sepakbola Jepang yang telah mendukung karirnya.
"Penghargaan ini bukan hanya untuk saya. Jadi saya ingin mendedikasikan kepada mereka semua. Penghargaan ini akan dipajang di Asosiasi Sepakbola Jepang agar penggemar bisa menyaksikannya," katanya.
Sawa mengumpulkan 28,51 persen suara, mengungguli Marta yang lima kali meraih gelar pemain terbaik dunia berturut-turut sejak 2006 lalu. Marta sendiri mengantungi 17,28 suara dan Abby Wambach dari Amerika Serikat yang menerima 13,26 persen.
Sawa pantas menjadi yang terbaik. Dia sukses memimpin Jepang meraih Piala Dunia Wanita 2011 di Jerman. Di ajang itu, Sawa juga memenangkan pemain terbaik sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak, yaitu lima gol.
"Ketika mendengar nama saya diumumkan sebagai juara, pikiran saya sempat kosong. Saya hampir tidak bisa mempercayainya," ujar Sawa yang mendedikasikan penghargaan kepada Asosiasi Sepakbola Jepang yang telah mendukung karirnya.
"Penghargaan ini bukan hanya untuk saya. Jadi saya ingin mendedikasikan kepada mereka semua. Penghargaan ini akan dipajang di Asosiasi Sepakbola Jepang agar penggemar bisa menyaksikannya," katanya.
No comments:
Post a Comment